ANALISIS

Ankara – Milisi Kurdi Adalah Ancaman Sebenarnya Bagi Turki

Militer Turki telah membombardir posisi milisi Kurdi serta ISIS di Suriah utara, laporan Anadolu Agency mengatakan bahwa serangan tersebut dilakukan militer Turki dalam upaya untuk membuka koridor bagi serangan bear-besaran dari pemberontak Suriah dukungan Ankara kepada milisi Kurdi dan ISIS.

Dalam serangan ganda ini, artileri Turki menyerang posisi militan YPG Kurdi di kota  Manbij sambil terus menargetkan daerah-daerah yang kuasai oleh ISIS di Jarablus, menurut Anadolu Agency.

Aranews melaporkan Turki telah melakukan tembakan artileri berat di daerah Manbij, yang dikuasai oleh milisi SDF yang didominasi milisi YPG dukungan Amerika.

Militer Turki menyerang balik sebagai pembalasan setelah tiga roket ISIS yang menghantam kota perbatasan Kilis, menurut laporan Anadolu Agency. Sebelumnya pada hari Selasa, Turki juga menembakkan artileri berat dari Karkamis,ke arah Jarablus di perbatasan Turki-Suriah. penembakan terjadi beberapa jam setelah bebarapa mortir yang diduga ditembakkan oleh ISIS dari Suriah Utara menghantam Karkamis, menurut NTV.

Musuh dari musuh Turki bukan berarti otomatis jadi temannya Turki

Pertarungan Turki terhadap kelompok Kurdi terkait dengan Kurdistan Workers’ Party (PKK) yang dilarang di Turki serta ISIS telah menambah kompleksitas konflik Suriah. Turki menganggap PKK dan sekutunya di Suriah (YPG) sebagai entitas teroris. Namun AS dan negara Barat lainnya justru melihat bahwa milisi Kurdi (YPG) sebagai milisi yang paling efektif dalam perang darat melawan ISIS.

“Mengenai alasan sebenarnya tindakan ofensif Turki ke Jarablus adalah Ankara tidak ingin milisi Kurdi (YPG) mengambil alih kota tersebut. Mereka tahu bahwa Kurdi Suriah telah berusaha keras membuat negara merdeka di Suriah utara, dan hal ini tidak dapat diterima oleh Ankara. Tujuan utama Turki adalah untuk menghambat kemajuan pasukan Kurdi yang semakin banyak menguasai wilayah di Suriah Utara.

BBC Melaporkan bahwa Turki didukung oleh 1.500 pemberontak Suriah pro Ankara diyakini berada di kota perbatasan Turki dari Gaziantep menunggu serangan besar-besaran yang diprakarsai oleh militer Turki.

Abdulkadir Selvi, kolumnis senior untuk harian Hurriyet Turki, mengatakan kepada AFP, Selasa bahwa serangan pemberontak Suriah pro Ankarapada Jarablus “bisa dimulai setiap saat”.

Pengeboman terbaru oleh militer Turki ke wilayah Suriah utara terjadi pasca serangan bom bunuh diri pada acara pernikahan suku Kurdi di kota Turki tenggara Gaziantep minggu lalu, yang menewaskan lebih dari 50 orang. Turki meyakini bahwa ISIS bertanggung jawab atas serangan mematikan tersebut.

Para pemimpin Turki telah bersumpah untuk “benar-benar membersihkan” militan ISIS dari daerah perbatasan Turki. Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan juga menuduh kelompok jihad yang berbasis di Suriah mencoba untuk mengeksploitasi ketegangan etnis di Turki.

Bagi Ankara, tidak hanya ISIS yang berbahaya, namun milisi Kurdi justru ancaman sebenarnya untuk kedaulatan Turki.

Sumber Video: France24


Leave a Comment: Prohibited To Perform Spam, Humiliation, Porn Or Drugs
Comments

Copyright © 2016 - Mbahwo.net

To Top