ANALISIS

Gara-Gara Ahok, DPD PDIP DKI Akan Melawan Keputusan Megawati


Menurut Gembong Warsono, aspirasi DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta jelas pasti menolak pencalonan Ahok. Sayangnya, aspirasi DPD PDIP DKI Jakarta kurang didengar oleh elite partai di tingkat pusat. Pasalnya, semakin lama sinyal merapatnya DPP PDIP ke barisan partai pengusung sang petahana (Ahok) semakin menguat. (JPNN, 19 Agustus 2016).

Namun,  DPD PDIP DKI masih berusaha keras untuk meyakinkan Megawati melalui Plt Ketua DPD PDIP DKI Jakarta, bahwa DPD PDIP wilayah DKI Jakarta sepakat nyaris bulat bahwa mereka menolak mendukung Ahok. Bahkan, video Yel-yel ‘Ahok Pasti Tumbang’ menjadi viral di media sosial termasuk Youtube. Entah siapa yang mengunggah atau menyebarkannya untuk pertama kali. Namun, inilah kenyataan pilihan politik yang terjadi di DPD PDIP DKI.

Menurut Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto kedekatan Megawati dengan Ahok adalah hal lumrah dan biasa, tidak perlu diperdebatkan.  Lanjut Hasto, Keputusan tertinggi untuk menentukan siapa yang akan didukung PDIP untuk memimpin Jakarta bukan hanya pada megawati, namun pasti akan mempertimbangkan untuk mendukung pemimpin yang benar-benar mampu mengakomodir kepentingan masyarakat Jakarta. (Kompas, 19 Agustus 2016).

Gembong dengan tegas mengatakan DPD DKI akan tetap menolak Ahok meski DPP (Megawati) berkata lain.

Babak baru ketidakharmonisan internal PDIP nampaknya akan semakin menganga dan dalam. Semua gara-gara Ahok yang semakin hari semakin berusaha merapat ke Megawati. Masalahnya, upaya Ahok untuk merapat ke pemimpin tertinggi PDIP, walaupun sinyalnya belum jelas kepastian dukungannya, di terima dengan tangan terbuka dan sangat baik oleh Megawati. Inilah yang membuat DPD DKI Jakarta menjadi semakin sewot, sehingga terkesan akan melakukan perlawanan terhadap Megawati.

Sumber gambar: Suara.com; Sumber Video: andra allan


Leave a Comment: Prohibited To Perform Spam, Humiliation, Porn Or Drugs
Comments

Copyright © 2016 - Mbahwo.net

To Top