ANALISIS

Mempertanyakan Keberadaan Pasukan Amerika di Hasakah

Mempertanyakan Keberadaan Pasukan Amerika di Hasakah

Kemarin terjadi pertempuran hebat antara pasukan Suriah dengan milisi Kurdi di Hasakah di timur laut Suriah. Hasakah. Sudah bertahun-tahun di Hasakah dan Qamishli terdapat  garnisun militer Suriah. Ada beberapa insiden antara milisi Kurdi dengan militer Suriah di Hasakah, namun situasi umumnya terkendali dan damai. Bahkan insiden tersebut juga menyebabkan terjadinya baku tembak antara jet tempur Amerika dengan jet tempur Suriah.

Ada beberapa bentrokan sebelumnya tapi ini adalah persaingan lokal antara milisi non kurdi (Arab & Kristen) minoritas lokal yang pro Assad dengan pasukan keamanan internal Kurdi di bawah label Asayish. perkelahian seperti biasanya berakhir setelah satu atau dua hari. Namun, kemarin menjadi meluas dan sangat berbeda sebagaimana biasanya.

Pertanyaannya, mengapa di Hasakah terdapat pasukan khusus Amerika yang seolah-olah mendukung kekuatan milisi Kurdi? Kalau alasannya adalah untuk memerangi ISIS, jelas sangat tidak masuk akal karena jarak keberadaan militan ISIS sangat jauh dari Hasakah. Kekuatan militan ISIS Suriah justru banyak terkonsentrasi di sekitar Aleppo, Raqqa dan Deir E-zour.

Memang dulu pernah ada beberapa kali usaha militan ISIS untuk menguasai Hasakah, namun untuk saat ini nyaris sudah tidak pernah terdengar lagi. Militan ISIS justru lebih banyak menyerang posisi militer Suriah di Deir E-zour.

Apakah pasukan khusus Amerika sengaja ditempatkan untuk memprovokasi militan Kurdi agar menyerang kekuatan dan pendukung militer Suriah agar Amerika memiliki alasan untuk menghancurkan kekuatan militer Assad?

Kurdi memang beberapa kali mencoba mendirikan negara merdeka di sepanjang Suriah Utara bahkan sekitar bulan mei Syrian Kurdish Democratic Union Party (PYD). Wilayah yang diklaim Kurdi sebagai negara federal Rojava meliputi Jazira, Kobani and Afrin. Apakah ini juga akan dijadikan pijakan untuk menggempur dan menghabisi Assad demi membela negara atau wilayah sahabat (Rojava)? Atau setidaknya akan membangun koridor udara yang aman (no fly zone) di Suriah Utara secara diam-diam dan sepihak?

Semoga Amerika tidak berniat mengail di air keruh di Suriah yang sudah terlanjur compang-camping karena perang yang tidak berkesudahan semenjak 5 tahun yang lalu.

Sumber Gambar: The Daily Beast


Leave a Comment: Prohibited To Perform Spam, Humiliation, Porn Or Drugs
Comments

Copyright © 2016 - Mbahwo.net

To Top