Internasional

Rusia Menggunakan Pangkalan Iran Untuk Membantu Suriah


Selasa siang kemarin, Rusia telah meluncurkan armada pembom menuju Suriah dari sebuah pangkalan udara Iran, menjadi militer asing pertama yang beroperasi dari wilayah Iran setidaknya sejak Perang Dunia II.

Penggunaan pangkalan udara Iran tersebut oleh Rusia dengan dukungan dan restu Teheran, akan menimbulkan semakin rumitnya hubungan Rusia dengan Amerika Serikat yang sampai sekarang masih dapat dianggap bermasalah, walaupun kedua negara adidaya ini telah bekerjasama untuk mengakhiri konflik Suriah.

Sementara para pejabat Amerika mengatakan mereka tidak terlalu terkejut dengan kolaborasi militer Rusia-Iran. Sayangnya, tidak ada informasi yang solid pada niat Kremlin. “Saya pikir kami masih berusaha untuk menilai apa yang mereka lakukan,” kata wakil juru bicara Departemen Luar Negeri, Mark Toner, kepada wartawan di Washington (New York Times, 16 Agustus 2016).

Entah penggunaan pangkalan tersebut bersifat permanen atau tidak, tetapi yang jelas akan memungkinkan Rusia untuk membawa lebih banyak senjata fleksibilitas militer yang jauh lebih besar untuk membantu Assad dalam konflik Suriah . Para analis mengatakan penggunaan pangkalan  udara Iran tersebut dapat memperluas pengaruh politik Moskow di Timur Tengah dan mempercepat konvergensi pertumbuhan kepentingan antara Moskow dan Teheran.

Dari pangkalan udara, di Hamadan, sebalah barat laut Iran, pembom Rusia berhasil menghancurkan gudang amunisi dan berbagai sasaran penting yang terkait dengan ISIS dan kelompok-kelompok lain yang digunakan untuk mendukung operasi tempur militan di Aleppo, kata Kementerian Pertahanan Rusia.

Sejarawan dan pejabat Amerika mengatakan hari Selasa bahwa keputusan Iran untuk membiarkan Rusia menggunakan pangkalan udaranya dan operasi tersebut mendapatkan restu Teheran – walapun mungkin hanya sementara – adalah satu keputusan yang bersejarah.

“Ini bahkan tidak pernah terjadi di jaman Mohammed Reza Pahlavi masih berkuasa di Iran,” kata John Limbert, seorang mantan perwira dinas luar negeri Amerika yang pernah ditempatkan di Iran (New York Times, 16 Agustus 2016).

Sumber: Associated Press


Leave a Comment: Prohibited To Perform Spam, Humiliation, Porn Or Drugs
Comments

Copyright © 2016 - Mbahwo.net

To Top