ANALISIS

Ban Ki Moon Gagal Total Dalam Masalah Palestina

Ban Ki Moon Gagal Total Dalam Masalah Palestina

Jabatan Ban Ki-Moon sebagai Sekretaris Jenderal PBB akan berakhir Desember ini. Ban Ki-Moon adalah orang yang paling ideal untuk pekerjaan dalam mendukung kepentingan AS dan sekutunya. Bahkan, Ban Ki-Moon  dapat dinilai sebagai Sekjen PBB versi modifikasi dari pendahulunya, Kofi Annan.

Sekretaris Jenderal PBB adalah figur yang harus tampil cukup ramah cukup agar tidak menjadi penyebab kontroversi internasional, tetapi juga cukup fleksibel untuk mengakomodasi pengaruh AS (yang sering berat sebelah / tidak proporsional) selama menjadi petinggi PBB, utamanya di Dewan Keamanan PBB.

Para Sekjen PBB sebelumnya, seperti Boutros Boutros-Ghali dianggap Sekjen PBB gagal total oleh AS, sebagaimana Kurt Waldheim. Namun, semenjak Kofi Annan dan Ban keduanya dianggap sebagai Sekjen PBB kesayangan dan favorit oleh AS dan sekutunya. Ban dinilai sangat ‘baik’ bagi As dan sekutunya.

Dalam masalah Israel, Ban Ki-Moon nyaris belum pernah memberikan teguran terhadap Israel.  bahkan Ban Ki-Moonterkesan enggan dan acuh dalam menghadapi pelanggaran ilegal Israel dari berbagai Resolusi yang disahkan oleh PBB sendiri.

Ketika Israel menghancurkan di Gaza pada musim panas 2014, sejumlah besar ahli hukum internasional dan organisasi masyarakat sipil menandatangani surat yang nadanya sangat kecewa dengan Ban Ki-Moon?Sekjen PBB yang tidak pernah mengutuk tindakan melanggar hukum Israel di Wilayah Pendudukan, yang seringkali melakukan penargetan rumah sipil di Gaza, dan bahkan ketika melakukan pemboman terhadap fasilitas PBB (UNRWA, yang menewaskan dan melukai ratusan jiwa.

Semoga penggantinya, dapat bertindak lebih tegas dan adil sebagaimana pemimpin lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa seharusnya. Bukan sekedar penyetempel kepentingan AS dan para sekutunya.

Sumber Gambar: UN.org


Leave a Comment: Prohibited To Perform Spam, Humiliation, Porn Or Drugs
Comments

Copyright © 2016 - Mbahwo.net

To Top