Internasional

ISIS Kehilangan Semua Wilayah Di Perbatasan Suriah-Turki

ISIS Kehilangan Semua Wilayah Di Perbatasan Suriah-Turki

Tentara Turki dan pemberontak Suriah dukungan Ankara berhasil mengusir ISIS dari jalur terakhir dari wilayah yang dikuasai ISIS sepanjang perbatasan Suriah-Turki pada hari Minggu, efektif menyegel ekstremis ‘khalifah gadungan dari dunia luar, kata Perdana Menteri Turki, Binali Yildirim.

Juga pada hari Minggu, pasukan pro-pemerintah Suriah yang didukung oleh serangan udara melancarkan serangan yang luas di utara kota Aleppo, berhasil merebut kembali wilayah yang sempat direbut aliansi milisi pemberontak Suriah bulan lalu dan mengepung lingkungan Aleppo timur yang dikuasai pemberontak, kata media pemerintah dan aktivis oposisi.

Turki yang didukung pemberontak Suriah dukungan Ankara telah membersihkan daerah antara kota-kota perbatasan Suriah utara Azaz dan Jarablus, kata Perdana Menteri Turki, Binali Yildirim.

“Dari Azaz untuk Jarablus, 91 kilometer (57 mil) dari perbatasan kami telah sepenuhnya diamankan. Semua organisasi teroris diusir dari sekitar perbatasan” kata Yildirim,pada saat berpidato di sebuah acara makan malam dengan organisasi non-pemerintah di tenggara kota Diyarbakir.

Pemberontak Suriah dukungan Ankara telah menutup jalur pasokan utama yang digunakan oleh ISIS untuk membawa pejuang asing, senjata dan amunisi.

Syrian Observatory for Human Rights  (SOHR) mengatakan ISIS “telah kehilangan hubungan dengan dunia luar setelah kehilangan semua daerah perbatasan” dengan Turki. Dikatakan terakhir dua desa perbatasan berhasil direbut dari tangan ISIS yaitu Mizab dan Qadi Jarablus, yang berhasil direbut Minggu sore.

ISIS telah menduduki wilayah perbatasan bahkan sebelum menyatakan kekhalifahannya pada bulan Juni 2014, dan menggunakan perbatasan Turki untuk membawa milisinya dari seluruh dunia. Kelompok ISIS, yang mengontrol sebagian dari Suriah dan Irak, kini dikepung dari semua sisi oleh kekuatan musuh-musuhnya.

Hilangnya wilayahnya sepanjang perbatasan Turki menyertai serangkaian kekalahan terakhir ISIS, termasuk pengusiran dari kota Fallujah (Irak) dan kekalahannya di Manbij di Suriah utara. Serangan udara oleh pasukan koalisi pimpinan AS telah membunuh sejumlah anggota pendiri yang paling menonjol kelompok dan pemimpin.

Dalam sebuah pernyataan, angkatan bersenjata Turki mengatakan “garis Jarablus-Azaz telah terhubung.” Turki telah lama mendorong untuk zona aman di Suriah antara dua kota ini, dengan rencana untuk rumah pengungsi Suriah di sana. Turki menjadi tuan rumah sekitar 3 juta pengungsi Suriah, jumlah tertinggi di dunia.

Sementara itu, militer Suriah juga berhasil merebut kembali dan membuat pengepungan pada sebagian wilayah yang dikuasai pemberontak di Aleppo. Hal ini merupakan pukulan besar bagi pemberontak Suriah. Mereka telah kehilangan sejumlah besar pejuang dalam beberapa pekan terakhir dalam pertempuran untuk membuka koridor dan mencabut blokade pemerintah di kota Aleppo.

Sumber: Associated Press


Leave a Comment: Prohibited To Perform Spam, Humiliation, Porn Or Drugs
Comments

Copyright © 2016 - Mbahwo.net

To Top