Internasional

Kurdi Berupaya Merapat Ke Rusia

Kurdi Berupaya Merapat Ke Rusia

Dalam wawancara eksklusif dengan Sputnik, Selahattin Demirtas, wakil ketua Peoples’ Democratic Party (HDP), mengomentari kebijakan Rusia terhadap masalah Kurdi di Suriah. “Rusia harus mengintensifkan hubungan dengan orang-orang Kurdi. Kerjasama dengan Kurdi harus didasarkan pada dasar strategis, tidak di bawah pengaruh lingkungan politik. Pendekatan seperti itu akan memberikan kontribusi pada penyelesaian damai di Timur Tengah,” kata Demirtas.

Menurut Demirtas, Rusia dan pemain internasional lainnya dapat memainkan peran penting dalam penyelesaian konflik Suriah, termasuk pembentukan sebuah negara Kurdi merdeka di Suriah Utara. Pada gilirannya, Kurdi juga penting dalam membangun kerjasama strategis dengan Rusia, tambahnya. “Rusia adalah negara yang secara aktif terlibat dalam memerangi terorisme di Suriah. Sekarang, ketika situasi di Suriah membaik, sangat penting bahwa semua pihak yang terlibat mengartikulasikan sikap mereka terhadap kehadiran Kurdi ‘di Suriah utara. Semua pemain harus mendasarkan kebijakan mereka pada fakta ini, ” lanjut Demirtas.

Selahattin Demirtas juga mengomentari operasi militer Turki di kota Suriah utara Jarablus. Menurut Demirtas, operasi ditujukan terutama untuk mencegah daerah otonom Kurdi di Suriah. “FSA bukanlah kelompok oposisi. Semua milisi pemberontak Suriah yang didukung oleh Turki sekarang ini adalah kelompok jihad radikal,” katanya.

Demirtas mengatakan bahwa tujuan akhir dari operasi Turki adalah “menduduki wilayah tersebut,” ketimbang menciptakan zona penyangga antara Turki dan Suriah.

“Saat ini, ada keseimbangan saling kekuasaan di wilayah itu, dan itu tidak boleh rusak dalam jangka pendek. Saya percaya bahwa Amerika Serikat dan Rusia tidak akan membiarkan Turki menggunakan dalih memerangi ISIS untuk pembibitan baru kelompok radikal di Suriah, “kata Selahattin Demirtas. Demirtas juga mengatakan bahwa Erdogan menggunakan dalih memerangi ISIS sebagai alat untuk menerima dukungan internasional atas tindakan Turki di Suriah. “Namun, pertempuran melawan Kurdi tidak akan meningkatkan reputasi internasional Erdogan. Dengan menyerang orang Kurdi, salah satu kekuatan utama memerangi ISIS, berarti Erdogan membantu ISIS. Dengan demikian, ia merusak reputasinya sendiri.

Ini adalah salah satu upaya Kurdi untuk merapat dan mencari perlindungan kepada Rusia, melalui Demirtas. Semenjak merasa ditinggalkan begitu saja oleh Amerika Serikat, sehingga mendapatkan represi yang sangat kuat dari militer Turki, Kurdi mulai kehilangan pegangan dan seperti anak ayam kehilangan induknya. Namun, upaya ini masih dibumbui oleh separatisme Kurdi di Suriah Utara, nampaknya akan membuat Kremlin yang sejak awal menjadi pendukung utama pemerintahan Assad, menjadi semakin waspada terhadap semua upaya Kurdi.

Sumber: Sputniknews


Leave a Comment: Prohibited To Perform Spam, Humiliation, Porn Or Drugs
Comments

Copyright © 2016 - Mbahwo.net

To Top