Internasional

Pertemuan ISSG Gagal Menemukan Kata Sepakat

Pertemuan ISSG Gagal Menemukan Kata Sepakat

Pertemuan International Syria Support Group (ISSG) mengenai krisis di Suriah bubar pada hari Kamis (22 September) tanpa kesepakatan apapun tentang cara untuk menghidupkan kembali gencatan senjata yang runtuh yang ditengahi leh AS dan Rusia.

Menteri Luar Negeri AS, John Kerry mengatakan Rusia belum bisa menjanjikan untuk memaksa agar pesawat Suriah dan Rusia tidak terbang di kawasan konflik pemberontakan.

“Pertanyaannya sekarang adalah apakah masih ada kesempatan nyata bergerak maju, karena jelas bahwa kita tidak bisa terus di jalan yang sama lagi,” kata Kerry.

“Hal pertama yang harus kita lakukan adalah menemukan cara untuk mengembalikan kredibilitas proses, kalau itu bisa dilakukan,” katanya, upaya untuk mengembalikan gencatan senjata.

“Satu-satunya cara untuk mencapai itu adalah jika orang-orang yang memiliki kekuatan udara di bagian konflik harus berhenti menggunakannya,” ujarnya dalam pertemuan International Syria Support Group (ISSG) di New York. Kerry melanjutkan bahwa “Bukan hanya untuk satu atau dua hari, tapi untuk selama mungkin agar semua orang melihat bahwa mereka serius.”

Kerry,  Lavrov dan utusan dari 21 negara-negara lain dari International Syria Support Group (ISSG) berada di New York untuk menghadiri sidang Majelis Umum PBB.

Kerry mengatakan siap untuk bertemu Lavrov lagi pada hari Jumat untuk melihat apakah ada sesuatu yang bisa dilakukan. Namun utusan perdamaian PBB untuk Suriah, Staffan de Mistura, mengekspresikan kekecewaannya, dan menyebutnya sebagai pertemuan yang “lama, menyakitkan dan mengecewakan.”

Menteri Luar Negeri Perancis, Jean-Marc Ayrault menambahkan bahwa Rusia belum mampu memberikan respon yang memuaskan untuk memaksa pesawat-pesawat tempur Suriah tidak terbang di daerah konflik.

Sumber: Channel News Asia


Leave a Comment: Prohibited To Perform Spam, Humiliation, Porn Or Drugs
Comments

Copyright © 2016 - Mbahwo.net

To Top