ANALISIS

MUI Masih Sangat Diperlukan di Negeri Ini


Geger masalah keinginan sebagian pihak untuk membubarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI), menurut saya terlalu emosional dan terburu-buru. Pihak yang ingin membubarkan MUI juga kelihatan terlalu emosional dan hanya menuruti nafsu untuk pelampiasan kekecewaan segelintir oknum dari pengurus MUI.

Secara kelembagaan, MUI masih sangat dibutuhkan di Indonesia. Memang benar, lembaga ini seolah tumpang-tindih dengan Departemen Agama. Namun, dalam hal cakupan tugas dan kewenangannya, amatlah berbeda.

MUI merupakan lembaga yang terdiri dari sekumpulan Ulama yang secara teoritis harus memilih independen, karena filosofi dasar pendiriannya salah juga untuk menjembatani komunikasi umat dengan penguasa. MUI tugasnya tidak hanya mengeluarkan fatwa atau sekedar mengeluarkan label halal. MUI memiliki satu tugas berat dalam mendidik umat dan menjaga akidah umat.

Sayangnya, gara-gara geger masalah Ahok dimana segelintir ulama MUI nampak terlalu bersemangat, membuat sebagian pihak merasa gerah dan melihat MUI cenderung memihak anti Ahok. Disamping itu, pernyataan MUI secara organisatoris pun tentang masalah Ahok nampak terlalu kaku dan garang, padahal Ahok sudah secara terbuka meminta maaf. Inilah yang memicu sebagian pihak untuk mengorek-orek kemungkinan kesalahan MUI.

Kalau dasanya hanya masalah penggunaan dana label Halal, sejatinya solusinya sangat sederhana. Untuk menepis semua fitnah, MUI sebaiknya dengan sukarela bersedia diaudit. Toh juga tidak akan menggerus marwah MUI?

Secara keseluruhan, MUI masih sangat diperlukan di negeri ini. Jikalau hanya masalah sgelintir orang yang nampak terlalu “kaku dan keras” sehingga MUI nampak sebagai lembaga yang terlalu angker dan sangar, khan tidak harus keseluruhan lembaga MUI yang harus dihancurkan. Tinggak ganti saja dari ulama yang lembut dan tidak emosional, maka semua masalah dapat terselesaikan.


Leave a Comment: Prohibited To Perform Spam, Humiliation, Porn Or Drugs
Comments

Copyright © 2016 - Mbahwo.net

To Top