HEADLINE

Pembicaraan Damai Suriah Belum Jelas Hasil Akhirnya


Menteri Luar Negeri AS, John Kerry mengadakan pembicaraan Sabtu dengan para diplomat dari Rusia, Arab Saudi, Iran, Turki, dan negara-negara lain di upaya lain untuk mengurangi kekerasan di Suriah dan mengatur kondisi untuk pembicaraan politik pada tujuan akhirnya.

Seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri ketika berbicara di depan wartawan menyatakan harapan yang tipis untuk hasil pembicaraan hari Sabtu ini.

“Kita perlu melihat apa yang terjadi di ruang pertemuan … apakah ini adalah awal dari sebuah proses baru yang terus dalam format ini atau tidak,” kata pejabat bersangkutan.

Kerry pada hari Sabtu mengadakan pembicaraan pribadi dengan Menteri Luar Negeri Saudi, Adel al-Jubeir dan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov. Petinggi Washington yang mendampingi Kerry mengatakan bahwa pembicaraan khusus dengan Lavrov ditujukan untuk mempersiapkan diskusi yang lebih besar.

Kerry bertemu secara khusus dengan Lavrov selama sekitar 40 menit sebelum sesi yang lebih besar di mulai di sebuah danau Hotel mewah di sini.

Dalam sesi istirahat dalam pertemuan tersebut, Kerry mengatakan kepada wartawan bahwa ia dan diplomat lainnya di ruangan telah “bekerja dengan sangat keras.” Kerry pada pertemuan tersebut nampak duduk di samping Lavrov dan Jubeir.

Para diplomat yang ikut dalam pertemuan tersebut juga berasal dari Qatar, Yordania, Irak, Mesir dan PBB, bertemu selama lebih dari empat jam sebelum menyimpulkan pembicaraan. Sayangnya, kesimpulan akhirnya belum ada pernyataan dan publikasi resminya.

“Kebutuhan mendesak sekarang di depan kita adalah semacam penghentian permusuhan, setidaknya penurunan yang signifikan dalam tingkat kekerasan tentu di dalam dan sekitar Aleppo, dan itu akan menjadi fokus utama,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Mark Toner di Washington.

Kerry dan Lavrov telah membahas gencatan senjata sementara dalam upaya terakhir untuk menyelamatkan kesepakatan dicapai di Jenewa yang akan mencakup gencatan senjata dan kerjasama militer akhirnya lebih dekat antara Moskow dan Washington. Ketika Kerry membatalkan pembicaraan dengan Rusia pekan lalu, para pejabat mengatakan bahwa AS telah berhenti persiapan untuk penargetan bersama militan Islam.

Kata Toner, Kerry saat ini sedang mencari jalan keluar untuk penyelesaian damai Suriah, dimana AS menawarkan kerja sama militer dengan Rusia yang lebih dekat saat ini.

Sumber: Associated Press


Leave a Comment: Prohibited To Perform Spam, Humiliation, Porn Or Drugs
Comments

Copyright © 2016 - Mbahwo.net

To Top