HEADLINE

Rusia Merasa Tersanjung Atas Tuduhan Washington


Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov dalam wawancaranya dengan Christiane Amanpour (CNN), pada hari Rabu mengatakan bahwa klaim AS Moskow ikut campur dalam proses pemilihan Amerika adalah tuduhan yang “menyanjung” Rusia, tapi tak berdasar.

Lavrov mengabaikan tuduhan AS bahwa Rusia telah mengarahkan serangan cyber terhadap organisasi politik Amerika dalam upaya untuk mempengaruhi pemilu 8 November.

“Ini menyanjung tentu saja untuk mendapatkan jenis perhatian untuk kekuatan regional, ketika Presiden Obama secara langsung menelepon kami beberapa waktu lalu,” Lavrov mengatakan kepada CNN.

“Sekarang semua orang di AS mengatakan bahwa Rusia adalah pihak sebenarnya yang menjalankan debat presiden AS.”

Tapi Lavrov menegaskan bahwa tidak ada “fakta satupun, bukti satupun” untuk mendukung tuduhan Washington. Presiden Vladimir Putin juga mengecam balik atas tuduhan tak berdasar Washington pada hari Rabu.

Kremlin bersikeras bahwa tuduhan AS yang ditujukan untuk mengaduk “histeria” atas Rusia untuk “memanipulasi opini publik” dan mengalihkan perhatian publik AS dari masalah penemuan kebocoran dokumen rahasia pemerintah AS.

Pekan lalu pemerintahan Obama secara resmi menuduh pemerintah Rusia berusaha untuk “mengganggu” pemilu AS, dan berjanji untuk merespon pada waktu dan tempat yang dirahasiakan . Juru bicara Gedung Putih mengatakan Selasa bahwa Washington akan memastikan bahwa “respon proporsional”.

“Jika mereka (AS) memutuskan untuk melakukan sesuatu, biarkan mereka (AS) melakukannya,” kata jawab Lavrov dengan tegas.

Sumber Video: Ministry of Foreign Affairs of Russia


Leave a Comment: Prohibited To Perform Spam, Humiliation, Porn Or Drugs
Comments

Copyright © 2016 - Mbahwo.net

To Top