FIKSI & DIARY

Saya Ngeri Dengan Pernyataan KH Tengku Zulkarnaen


Majelis Ulama Indonesia (MUI) adalah lembaga yang sangat dihormati oleh semua orang di Indonesia. Dalam kasus Ahok, KH Tengku Zulkarnaen sebagai representasi lembaga besar para ulama di Indonesia yang bernama MUI. MUI adalah salah satu lembaga sebagi panutan umat Islam untuk mengambil langkah kehidupan.

Saya setuju bahwa umat Islam dalam iklim demokrasi berhak untuk memilih pemimpin yang beragama Islam. Bahkan memilih pemimpin berdasarkan golongan juga menurut saya ya sangat tidak masalah dan sangat manusiawi. Masalahnya adalah, apakah hal itu juga pantas untuk dijadikan alasan untuk menghakimi orang lain (lawan politik) yang beda kepercayaan dengan kita? Apakah pantas untuk menunjukkan wajah Islam yang sangat keras pada orang yang sudah meminta maaf secara terbuka?

KH Tengku Zulkarnaen menyatakan bahwa Ahok yang menodakan Agama menurut MUI, dalam hukum Islam layak untuk dibunuh, disalib, dipotong tangan dan kakinya silang menyilang, dan diusir dari Indonesia. Walaupun akhirnya beliau menyatakan menyerahkan semuanya pada hukum Negara. Masalahnya adalah jika pernyataan awal berliau ini dijadikan rujukan oleh kaum muslim Indonesia untuk bertindak sendiri menghakimi Ahok yang sudah jelas-jelas minta maaf, maka sungguh satu pernyataan yang sangat berbahaya dan berasa sangat telengas.

Sungguh sangat berbeda dengan pernyataan menyejukkan dari Buya Syafii Ma’arif dan Rois Syuriah PB NU, KH Ahmad Ishomuddin. Beliau berdua memang layak menjadi pemimpin umat, khususnya untuk Buya Syafii Ma’arif sebagai guru bangsa untuk saat ini. Beliau berdua justru menunjukkan wajah Islam yang begitu sejuk dan ngayomi terhadap semua umat di Indonesia.

Bahkan, anak muda yang bernama Nusron Wahid pun mengecam keras pernyataan MUI (menurut saya juga menyindir KH Tengku Zulkarnaen dan semua pihak anti Ahok). MUI dalam pengamatan saya sebagai seorang pemeluk Islam yang awam, menjadi demikian sangat menakutkan, sangat keras dan kurang menunjukkan wajah lembut sebagai Islam yang Rahmatan lil’alamin. Rahmat bagi seluruh manusia, bukan hanya rahmat bagi sekelompok penganut Islam yang kebetulan satu garis ideologi.

Jujur, saya ngeri dengan pernyataan KH Tengku Zulkarnaen. Ngeri dengan akibat dari pernyataan-pernyataan beliau akhir-akhir ini. Ngeri dengan wajah MUI yang semakin kurang teduh dan tidak sejuk sama sekali.


Leave a Comment: Prohibited To Perform Spam, Humiliation, Porn Or Drugs
Comments

Copyright © 2016 - Mbahwo.net

To Top