CENGENGESAN

Akeh Sing Wis Minger Kiblate


“Menjadi jejeg (tegak) itu tidak gampang. Kalau hati ini tidak kuat, akan bisa goyah ke kiri maupun ke kanan. Maka, janganlah mudah terhasut atau terpancing,” kata Gus Mus. (CNN Indonesia, 11/11/2016)

Meminjam istilah Gus Mus ketika diwawancarai CNN Indonesia, sikap “jejeg” itu hanya dapat dilakukan oleh individu yang hati dan akalnya nya tidak “minger” oleh apapun juga. Jikalau masih lirak-lirik, masih ngglendhot sana-sini, masih terlalu pingin banyak hal, ya jelas sangat sulit untuk men-jejeg-kan hati.

Pingin punya uang, pingin sukses, pingin terkenal, atau bahkan pingin berkuasa sekalipun itu hal yang wajar dan manusiawi. Masalahnya adalah jika terlalu pingin itu yang dapat me-minger-kan hati, sehingga cenderung tidak jejeg lagi. Apalagi jika ditempuh dengan menggunakan segala cara.

Nah, untuk sekarang ini, banyak yang mengaku pemuka agama yang cenderung sudah nggak jejeg lagi dan lebih tepatnya sudah minger kiblate. Takbir digunakan untuk menggerakkan masa untuk menghabisi lawan politiknya. Masalah lawan politik salah atau tidak, yang penting sikat dulu, urusan belakang. Kalau tohpun belum tentu salah, ya dicarikan fatwa untuk membuatnya tampak salah sehingga harus dibenarkan untuk dibantai dan dikandangin.

 


Leave a Comment: Prohibited To Perform Spam, Humiliation, Porn Or Drugs
Comments

Copyright © 2016 - Mbahwo.net

To Top