ANALISIS

Inikah Antek Aseng Sebenarnya?


Kata “Aseng” menjadi menarik karena banyak digunakan untuk mencap para pengkhianat negara yang diduga merupakan antek negara leluhur etnis tertentu. Menurut saya, Aseng yang merujuk nama panggilan dari etnis tertentu di Indonesia merupakan salah satu bentuk penistaan etnis.

Menurut saya, “Aseng” sebenar-benarnya pengkhianak negara paling membahayakan adalah ‘Aseng-kuni“. Dalam tokoh pewayangan Sengkuni adalah petinggi yang secara sadar mengadu domba trah Hastinapura. Ketajaman mulutnya, keculasan hatinya menimbulkan perang besar yang sangat dahsyat dan menghasilkan pemusnahan total satu kaum dari dinasti Kuru.

Aseng-kuni dalam percaturan politik negeri ini memiliki banyak nama dan berlatarbelakang partai-partai yang berbeda. Mereka tidak hanya perorangan, mereka adalah sekumpulan oran-orang sakit hati yang sedang bermufakat dan bersepakat untuk menggulingkan pemerintahan yang syah dengan cara apapun. Bahkan agama pun dijual murah untuk menjatuhkan pihak-pihak yang ingin ditumbangkannya.

Mereka sering menuduh pihak-pihak yang tidak disukainya sebagai antek “asing dan atau aseng”. kadang-kadang mereka menggunakan bahasa tuduhan yang dimodifikasi kepada pihak-pihak yang tidak mereka sukai dengan nama antek liberal, antek yahudi, antek syiah, antek PKI atau bahkan antek kafir dan kadang-kadang langsung mengeluarkan jurus auto-kafir.

Mereka sering menggunakan kedok agama tertentu untuk menggolkan ambisi dan tujuan besarnya. Inilah Aseng-kuni sebenar-benarnya pengkhianat, atau lebih tepatnya adalah biangnya segala kericuhan di negeri kita. Hobi memprovokasi, menistakan kaum atau golongan lain, bahkan menghina lambang atau simbol negara adalah sesuatu yang halal bagi mereka.

Sumber Gambar; Suara Surabaya


Leave a Comment: Prohibited To Perform Spam, Humiliation, Porn Or Drugs
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Comment


Copyright © 2016 - Mbahwo.net

To Top