FIKSI & DIARY

Kalau Ahok Bebas, Din Syamsuddin Akan Memimpin Perlawanan, … Kok Jadinya Begini?

Kalau Ahok Bebas, Din Syamsuddin Akan Memimpin Perlawanan

“Pak Tito, kita bersahabat ya. Tapi kalau ini sampai lepas, saya akan memimpin perlawanan,” kata Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin saat memberi sambutan di acara pembukaan rapat kerja nasional MUI di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Rabu, 23 November 2016. (Tempo.co, 24/11/2016)

Whaduh, kok jadi begini Pak Din, kalau urusan pengadilan khan sudah lepas dari urusan Polri, ngapain harus menyemprot kapolri? Disamping itu, Pak Din katanya salah satu tokoh yang sangat ingin menegakkan hukum di negeri ini. Terus kalau nantinya pengadilan memutuskan Ahok tidak bersalah, mengapa Pak Din tidak mau menghormatinya dan akan melakukan perlawanan?

Untuk membuktikan bahwa Ahok bersalah atau tidak khan ada di domain pengadilan, Pak Din. Kata panjenegna sendiri, harus dibuktikan secara adil menurut hukum dan perundang-undangan yang sama-sama kita hormati.

Pak Din, kok panjenengan menjadi seolah ikut menekan pihak-pihak yudikatif agar “harus memenjarakan Ahok”? Ada apa ini sebenarnya Pak Din? Nuwun sewu, Apakah ini hanya sekedar masalah Ahok yang dituduh menistakan agama Pak Din?

Pak Din akan memimpin perlawanan dengan menggerakkan umat untuk melawan keputusan pengadilan? Apakah ini tidak identik dengan membenturkan umat dengan pemerintah? Apakah ini kehedak murni dari dalam lubuk hati panjenengan?

Sumber gambar: bersamadakwah.net


Leave a Comment: Prohibited To Perform Spam, Humiliation, Porn Or Drugs
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Comment


Copyright © 2016 - Mbahwo.net

To Top