HEADLINE

Kapolri – Membubarkan Ormas Garis Keras Harus Didukung Dua Legitimasi

Kapolri - Ada Yang Ingin Menunggangi Kasus Ahok

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjelaskan bahwa untuk membubarkan ormas garis  keras itu harus ada dua legitimasi.

“Ini dilematis, kita ingin tegas, tapi tolong dukungan dari masyarakat. Kita cari fakta-fakta apakah ormas ini melakukan pelanggaran hukum atau tidak, dan perlu dukungan kuat dari publik,” jawab Kapolri dalam acara Kongres XVII Muslimat NU.

Tito Karnavian menjelaskan dalam memberlakukan sebuah aturan, harus ada dua hal yang diperhatikan, yaitu legitimasi hukum dan legitimasi publik.

Polri dalam melakukan penegakan hukum itu sering mendapatkan kendala yang tidak sedikit.  Sebagai contoh, dalam kasus orasi Ahmad Dhani, polisi memanggil beberapa saksi termasuk dari pihak Front Pembela Islam (FPI). Namun, dalam langkah pemanggilan saksi ini Polri justru mendapatkan sorotan negatif dari banyak pihak.

“Kemarin kasusnya Ahmad Dhani, kita undang beberapa orang FPI untuk bersaksi, tapi tidak datang. Tersebar di medsos katanya ini adalah suatu kriminalisasi terhadap umat Islam. Padahal ini baru dipanggil sebagai saksi kan,” kata Tito Karnavian.

Sumber: Detik.com


Leave a Comment: Prohibited To Perform Spam, Humiliation, Porn Or Drugs
Comments

Copyright © 2016 - Mbahwo.net

To Top