HEADLINE

Pasca Putin Telpon Trump, Pemberontak Suriah Dihajar Rudal Rusia


Rudal-rudal Rusia menghajar target pemberontak di Suriah pada hari Selasa, awal serangan besar-besaran, sementara aktivis melaporkan dimulainya kembali pemboman di lingkungan yang dikuasai pemberontak dari Aleppo untuk pertama kalinya dalam hampir satu bulan jeda, tampaknya oleh pesawat-pesawat tempur pemerintah Suriah.

Gempuran Rusia dimulai sesaaat setelah Presiden Vladimir Putin dan Presiden AS terpilih Donald Trump membahas masalah Suriah dalam panggilan telepon dan setuju pada kebutuhan untuk menggabungkan upaya dalam memerangi musuh nomer satu mereka – “terorisme internasional dan ekstremisme. ”

Rusia mengatakan ofensif, menggunakan rudal jarak jauh dari kapal perang dan pesawat pembom jarak jauh dalam pertempuran untuk pertama kalinya di wilayah oposisi di Suriah, difokuskan pada provinsi Idlib utara yang dikuasai pemberontak dan bagian dari provinsi tengah Homs.

Serangan baru merupakan perubahan tajam dari kebijakan pemerintahan Obama terhadap Suriah, dan merupakan suatu pertanda eskalasi besar dalam beberapa hari mendatang yang akan menempatkan puluhan ribu warga sipil dalam bahaya serius.

Beberapa waktu yang lalu, negosiasi antara Moskow dan pemerintahan Obama telah gagal untuk meletakkan dasar gencatan senjata jangka panjang di Aleppo, yang telah menjadi fokus dari perang antara militer Presiden Bashar Assad dengan milisi pemberontak anti Assad. Fakta menunjukkan bahwa beberapa di antara kelompok pemberontak menerima bantuan langsung dari AS.

Salah satu hal yang membuat gesekan Rusia dengan AS adalah adanya bukti bahwa Afiliasi al-Qaida Suriah berjuang bersama pemberontak dukungan Barat dan negara-negara teluk dalam melawan kekuatan Assad dan Rusia. Sayangnya, AS enggan untuk memisahkan kelompok-kelompok pemberontak yang didukungnya dengan milisi Afiliasi al-Qaida Suriah.

Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu  telah mengumumkan awal dari apa yang ia sebut “operasi besar-besaran.” Shoigu menggarisbawahi bahwa kekuatan militer Rusia khususnya akan menargetkan posisi dari kelompok ISIS dan afiliasi Suriah al-Qaida di provinsi Idlib dan Homs.

Sumber Video: Ruptly


Leave a Comment: Prohibited To Perform Spam, Humiliation, Porn Or Drugs
Comments

Copyright © 2016 - Mbahwo.net

To Top