Nasional

Kapolri Disoraki Peserta Demo Bela Islam III

Kapolri Jenderal Tito Karnavian disoraki saat memberi imbuan dari panggung utama kepada peserta demo Aksi Bela Islam III di kawasan Monas.

“Tangkap, tangkap Ahok. Kalau bisa lebih baik turun. Stop sambutannya, tangkap Ahok,” teriak peserta demo.

Sejak awal Kapolri memang memastikan akan ikut dalam aksi ini. Saat naik panggung, Tito Karnavian langsung dikalungi serban oleh ulama yang berada di panggung.

“Saya minta masyarakat agar mematuhi kesepakatan yang telah dibuat, tertib dan percayakan proses hukum Ahok kepada Kepolisian,” kata Tito Karnavian.

Namun, lagi-lagi peserta demo yang berada di dalam areal Monas kambali meneriaki Kapolri agar segera menangkap Ahok. “Tangkap, tangkap Ahok. Buktikan, buktikan, tangkap Ahok,” teriak massa.

“Panitia meminta kepada kepolisian untuk melaksanakan acara ini. Kami memfasilitasi kegiatan ini sehingga bisa terakomodir dengan baik,” ujar Tito Karnavian.

Sebelumnya, saat baru naik ke atas panggung, massa sempat meminta Tito Karnavian untuk turun.

Ketua GNPF MUI Bachtiar Nasir sebagai penyelenggara acara ini meminta massa untuk tenang.

Tito Karnavian tetap melanjutkan sambutannya meski massa tetap memintanya turun panggung.

“Panitia meminta kepada kepolisian untuk melaksanakan acara ini. Kami memfasilitasi kegiatan ini sehingga bisa terakomodir dengan baik,” ujar Tito Karnavian.

Namun, seruan untuk turun panggung belum mereda. Akhirnya, Bachtiar Nasir kembali menenangkan massa yang bergejolak.

“Bapak Kapolri simbol negara. Jadi tenang. Silakan, Pak,” kata Bachtiar Nasir.

Berdasarkan kesepakatan GNPF MUI dengan Polri, aksi hanya diisi dengan doa bersama, zikir, tausiyah, dan shalat Jumat. Namun, beberapa waktu setelah acara dimulai, peserta aksi mulai berorasi dan menuntut agar Ahok ditahan.

Sumber: Kompas.com


Leave a Comment: Prohibited To Perform Spam, Humiliation, Porn Or Drugs
Comments

Copyright © 2016 - Mbahwo.net

To Top